Cutest Blog

Senin, 20 Oktober 2014

Juli hingga Oktober

Ternyata menjadi mahasiswa bukanlah semenyenangkan kedengarannya. Tidak,itu bukanlah perumpamaan. Menjadi mahasiswa benar benar tidak menyenangkan. Saat pertama kali di PAMB aku merasa sudah sangat waw dan wuih aku udah jadi mahasiswa. Saat pertama masuk kuliah rasanya itu agak menyenangkan karena dosennya tidak terlalu buruk dan kami belum mempunyai tugas berarti.
Masalah itu datang saat kuliah dimulai di minggu ketiga. Laporan praktikum kami ada 4 kecuali algoritma. Belum lagi tugas kalkulus dan tugas fisika umum yang menumpuk. Juga ada tugas kimia umu yang walau sekali sekali diberikan, namun sekali dosennya memberi tugas tugasnya itu setinggi menara pisa. Biologi umum1 adalah satu satunya pelajaran tanpa tugas selama 4 minggu. Jadi hari jumat seperti gak ada kuliah rasanya. Tapi itulah yang paling menyebalkan. Jika saja ada 2 kuliah di hari jumat maka kedatanganku dari rumah ke unimed yang jauhnya sejauh mata memandang tidak akan sia sia. Tapi pak dosen yang terhormat justru tidak datang 2 kali berturut turut. Emosi nya itu waaaaaaaawww!!!

Selama 6 minggu aku kuliah aku masih belum terbiasa dengan keadaanku sebagai mahasiswa. Aku mungkin terbiasa dengan tugas tertulis dan ujian memdadak karena di setiap jenjang sekolah yang kulalui hal itu sudah biasa terjadi dan alhamdulillah aku selalu bisa melewatinya dengan liar biasa baik. Yang membuatku penat dan sengsara luar biasa adalah laporan praktikum. Pada awalnya hanya ada 4 laporan praktikum yang menanti. Tapi di tengah perjalanan,dosen algoritma yang terhormat justru menyuruh membuat laporan algoritma juga! Maaf kata ya ada 2 laporan sekaligus lagi! Belum mata kuliah teori ada tugas bertubi tubi lagi dari ibu itu. Pokoknya rasanya itu penat kali lah.

Jadwal kuliahku padat dari selasa sampai kamis. Dan khusus malam diantara ketiga malam itu hampir 6 minggu ini aku cuma tidur 3 jam. 3 jam? Waw kali. Di minggu ke lima tepatnya minggu lalu aku kena flu berat. Rasanya itu udah lama kali aku gak kena flu plus pembengkakan amandel. Aku demam dari malam sabtu sampai malam senin. Dan pileknya itu dari malam minggu itu sampai malam jumat. Lama kali kan? Aki sempat berfikir untuk gak masuk kuliah. Tapi aku gak bisa karena bisa jadi dosen atau asisten dosen memberi ulangan mendadak. Apalagi kehadiran sangat menentukan di tiap mata kuliah. Pokoknya capek banget. Aku pengen berhenti sekarang rasanya dan mencoba sbmptn tahun depan. Tapiiii

Rasa sebagai seorang anak tidak mengizinkanku. Karena ayahku sudah membelikan ku motor baru, laptop baru, tas, baju, dan sepatu baru, juga handphone baru. Kalau aku berhenti sekarang dengan alasan akan mencoba lagi tahun depan kayaknya sangat tidak pantas dan kurang ajar.

Aku sangat menyukai fisika dan kalkulus. Tapi yang membuatku penat adalah kimia dan biologi. Aku benar benar gak habis pikir kalau aku masuk fisika dan masih harus belajar mata kuliah ini. Apa apaan sih? Total matakuliah yang harus kuambil semester ini ada 7 matakuliah tambah lagi dengan 5 praktikum. Totalnya ada 12 matakuliah dengan 21 sks.

Kami belum masuk uts. Uts semester 1 akan ada juga F3 yaitu ujian untuk 4 matakuliah mipa (kimia fisika biologi dan kalkulus dengan embel embel 1). Aku rasanya akan meledak. Aku harus lulus semua peljaran dasar ini tahun ini. Atau aku akan benr benar berhenti sebelum aku meledakkan isi kepalaku keluar.

Oh ya soal teman teman. Aku yang gak mudah berteman baik dengan orang lain ini benar benar tidak tau caranya memulai pertemanan. Dan yang paling menyebalkan banyak sekali kawanku yang memang tidak berminat di fisika. Yang menyebalkan adalah jika mereka ada satu kelompok denganku. Oh God, mereka itu gak mau kerja dan selalu nyuruh aku yang ngerjain sendiri. Apalagi kelompok algoritma. Ada yang gak pedulian, ada yang sok sensi dan merasa dirinya itu udah berkorban paling banyak dengan meminjamkan buku referensi dari perpustakaan tapi toh aku juag yang nyusun sendiri. Dan yang satu lagi juga sok gak mau tahu. Rasanya itu aku sendiri yang ngetik, yang nyusun, dan yang memahami. Cuma gara gara aku sendiri yang punya laptop. Makanya aku paling benci mata kuliah algoritma dari semua mata kuliah. Aku suka sekali sama pelajarannya tapi aku gak suka teman teman dalam satu kelompokku yang suka berpura pura manis tapi sebenarnya kolot dan egois sekali.

Maaf jika aku terlalu terus terang dan banyak mengeluh. Aku hanya perlu tempat untuk menumpahkan perasaanku. Lagian blog ini kan gak banyak yang baca.

Oke sekian kali ini.

Jumat, 01 Agustus 2014

Lebaran

Lebaran seruuu sekali tahun ini. Tahun ini kami pulang kampung ke simangambat. Yang ikut pulang keluarganya uda ucok sama bou kuteng. Eh tapi bou mawar tiba tiba pengen pulang juga jadi makin rame deh.
Kami pulang waktu hari minggu, sehari sebelum lebaran. Capek banget karena hari itu masih puasa. Tapi tetap aja seruuu!!!
Trus hari lebaran datang. Selesai sholat id kami pergi ziarah ke kuburan nenek. Sedih kali doa bapak jadi kami nangis waktu doanya. Setelah itu kami beli pecel kampung. Enakk kali! Pedas dan manisnya itu gak bakal bisa dicari di Medan. Kwekwekwe....
Hari lebaran kedua kami ke rumah wak amin, trus bou intan, dan terakhir ke rumah bou atik. Tapi uda ucok pulang hari itu juga soalnya mereka mau pergi lagi ke siantar. Tapi Amangboru dan kak syasya ikutan jadi makin rame....
Trus waktu malamnya bou mawar datang deh. Surprise!! Kami gak sadar bou datang soalnya kami lagi enak tidur hehehe.... paginya barulah kami sadar. Nah di hari ketiga inilah petualangan dimulai. Kami naik ke gunung bonjor mau ke ladang nenek yang ada di tengah hutan. Jalan mendakinya capek banget. Kami berkali kali berhenti karena capeknya. Di hutan itu ada si amang juga. Tapi kami gak sampe masuk kali ke dalam hutan sih jadi gak nampak cuma dengar suaranya doang. Kami tersesat beberapa kali karena bapak lupa jalan ke ladang. Maklum dah lama kaliii bapak gak kesana. Sampe lah kami di ladang. Rupanya ladang itu gak ada yang urus. Saat kami merasa perjalanan itu sia sia rupanya yang punya ladang sebelah kawan bapak. Jadi kami boleh ambil cabe nya. Tahu kaan cabe gunung itu enak dan pedas banget. Kami juga boleh ambil air nira, ambil kincung, asam siala, pucuk ubi, sawi kampung, dan rebung. Keren deh. Nah waktu turunnya kami semua kembali kelelahan. Bahkan kaki yang masih mudanya pun gemetaran. Kwekwekwe....
Nah waktu kami dah capek banget uda pacca datang deh. Tapi yang ikut cuma bang nanda sama dedek. Sedih gak jumpa dinda samam habibi.
Malamnya kami gak bisa tidur karena insiden ngorok dimana mana. Gak usah dikasih taulah ya yang ngorok siapa siapa aja. Yang penting ceritanya malam itu aku,adekku, kak ima, bang zainal, bang nanda, dan dedek gak bisa tidur. Haha!!!
Yah tahun ini memang seru banget. Mudah mudahan tahun depan kami masih bisa ngumpul bareng. End.....
��